Pages

Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

Pembunuhan pertama dalam sejarah manusia.

Di antara sahabat, kalau ada yang di tanya siapa pembunuh pertama di muka bumi ini? 
sudah tidak perlu berpikir keras lagi karena sudah tau siapa pembunuh pertama di muka bumi ini, tiada lain tiada bukan ialah Qabil.
ya Qabil, Qabil telah membunuh saudara nya sendiri lebih tepat nya adik kandung nya sendiri. di dalam  Al-Qur'an Surat "Al- Maaidah" ayat 27 sehingga ayat 32 . 
alasan kenapa Qabil membunuh adik kandung nya sendiri sebagai berikut,"Kepada Nabi Adam Allah memberi ilham dan petunjuk agar kedua puteranya dinikahkan dengan puterinya. Qabil dinikahkan dengan adik Habil yang bernama Lubuda dan Habil dengan adik Qabil yang bernama Iqlima.

dan cara tersebut di sampaikan lah kepada anak anak nya, tapi ternyata tak disangka tak di duga dengan sementah mentah nya Qabil menolak perintah ayah nya itu, dengan alasan Qabil tidak mau menikahi Lubuda, dengan mengemukakan alasan Lubuda buruk dan tidak secantik adik nya Iklima, ia merasa lebih pantas menikahi adik nya Iklima, dimikianlah memang kecantikan paras wanita selalu menjadi fitnah, yang terkadang bisa menjurus kepada pertentangan serta permusuhan yang mengakibatkan berbuah hilang nya nyawa, menimbulkan rasa dendam dan dengki sesama umat manusia.

hingga kini hal tersebut telah di wariskan kepada kita pada realita kehidupan yang fana ini.
di sini Qabil tetap bersikeras kepala ingin di nikahkan dengan adik kembar nya Iklima,
Nabi Adam seraya menghindari penggunaan kekerasan atau paksaan yang dapat menimbulkan perpecahan di antara saudara serta mengganggu suasana damai yang meliputi keluarga beliau secara bijaksana mengusulkan agar menyerahkan masalah perjodohan itu kepada Tuhan untuk menentukannya. Caranya ialah bahawa masing- masing dari Qabil dan Habil harus menyerahkan korban kepada Tuhan dengan catatan bahawa barang siapa di antara kedua saudara itu diterima korbannya ialah yang berhak menentukan pilihan jodohnya.

di kisahkan Qabil dan Habil membawa kurbanya ke atas bukit dan menunggu kurban sipakah yang akan di terima Allah SWT, dengan ketegangan mereka menanti, keluarga pun menyaksikan tragedi ini, tiba tiba api besar datang dari langit dan menyambar kurban Habil, sedikitpun tidak tersentuh kurban Qabil.
berarti kini sudah jelas siapakah yang berhak menentukan pilihan nya. Habil berhak memutuskan dia mau menikahi siapa di antara kedua saudara nya.
dan kini sejarah pembunuhan pertama di muka bumi.
pembunuhan pertama dalam sejarah manusia Qabil menyerah dengan menaruh dendam dan dengki kepada adik nya. namun tidak ada jalan untuk Qabil mempersoalkan masalah itu karena sudah ada persetujuan dari kedua nya.

Qabil berniat untuk membunuh adik kandung nya itu, dan kesempatan pun datang ketika Nabi Adam hendak bepergian, Nabi Adam mengamanat kan tugas kepada Qabil ya karena Qabil adalah anak terbesar nya. beliau berpesan agar Qabil menjaga Ibu nya, beserta adik adik nya Qabil pun menyanggupi apa yang di perinyahkan ayah nya.
dalam hati nya Qabil berkata ini adalah kesempatan untuk melancarkan niat nya membunuh Habil.
taklama setelah Nabi Adam pergi, Qabil langsung beranjak menemui Habil yang kala itu sedang di peternakan.
bicara lah Qabil " Aku datang kesini untuk membunuh mu, telah tiba masa nya untuk ku lenyapkan engkau dari muka bumi ini".
Apa salah ku ? " tanya habil dengan alasan apa engkau ingin membunuh ku"?
Qabil berkata:"Ialah kerana korbanmu diterima oleh Allah sedangkan korbanku ditolak yang bererti bahawa engkau akan mengahwini adikku Iqlima yang cantik dan molek itu dan aku harus mengahwini adikmu yang buruk dan tidak mempunyai gaya yang menarik itu."

Habil berkata:"Adakah berdosa aku bahawa Allah telah menerima korbanku dan menolak korbanmu?Tidakkah engkau telah bersetuju cara penyelesaian yang diusulkan oleh ayah sebagaimana telah kami laksanakan?Janganlah tergesa-gesa wahai saudaraku, mempertaruhkan hawa nafsu dan ajakan syaitan! Kawallah perasaanmu dan fikirlah masak- masak akan akibat perbuatanmu kelak! Ketahuilah bahawa Allah hanya menerima korban dari orang-orang yang bertakwa yang menyerahkan dengan tulus ikhlas dari hati yang suci dan niat yang murni.Adakah mungkin sesekali bahawa korban yang engkau serahkan itu engkau pilihkannya dari gandummu yang telah rosak dan busuk dan engkau berikan secara terpaksa bertentangan dengan kehendak hatimu, sehingga ditolak oleh Allah, berlainan dengan kambing yang aku serahkan sebagai korban yang sengaja aku pilihkan dari perternakanku yang paling sihat dan kucintai dan ku serahkannya dengan tulus ikhlas disertai permohonan diterimanya oleh Allah.

Renungkanlah, wahai saudaraku kata-kataku ini dan buangkanlah niat jahatmu yang telah dibisikkan kepadamu oleh Iblis itu, musuh yang telah menyebabkan turunnya ayah dan ibu dari syurga dan ketahuilah bahawa jika engkau tetap berkeras kepala hendak membunuhku, tidaklah akan aku angkat tanganku untuk membalasmu kerana aku takut kepada Allah dan tidak akan melakukan sesuatu yang tidak diredhainya.Aku hanya berserah diri kepada-Nya dan kepada apa yang akan ditakdirkan bagi diriku."

Nasihat dan kata-kata mutiara Habil itu didengar oleh Qabil namun masuk telinga kanan keluar telinga kiri dan sekali-kali tidak sampai menyentuh lubuk hatinya yang penuh rasa dengki, dendam dan iri hati sehingga tidak ada tempat lagi bagi rasa damai, cinta dan kasih sayang kepada saudara sekandungnya.
saat itu Qabil sedang di kendalikan oleh hawa napsu dan setan, api dendam yang akan padam pun di kipas terus oles setan sehingga membesar dan membesar lagi. 
di kisahkan Qabil membunuh Habil adik nya dengan memukul kepala nya dengan batu.
jatuh lah Habil sebagai korban pembunuhan manusia di muka bumi ini.
sipat tersebut telah di wariskan kepada umat manusia, kini telah terbukti banyak nya manusia yang saling mebunuh dengan berbagai alasan dan sebab, adapun peroses pembunuhan itu adalah melalu perang dan sebagai nya.

Qabil Qabil telah banyak bermunculan di Muka bumi ini.
tak pandang bulu lagi korban pembunuhn ini Orang dewasa laki - laki, perempuan atau anak - anak sekalipun. tak luput dari teragedi pembunuhan, telah kita saksikan di media masa atau sebagai nya setiap hari kita di suguhi dengan berita berita penganiayaan dan pembunuhan.
kejadian ini tak akan berhenti hingga datang nya hari peradilan.

peroses pembunuhan itu telah berhasil dan Qabil bingung menyembunyikanmayat adik nya itu, Allah s.w.t. Yang Maha Pengasih lagi Maha Bijaksana, tidak rela melihat mayat hamba-Nya yang soleh dan tidak berdosa itu tersia-sia demikian rupa, maka dipertunjukkanlah kepada Qabil, bagaimana seekor burung gagak menggali tanah dengan kaki dan paruhnya, lalu menyodokkan gagak lain yang sudah mati dalam pertarungan, ke dalam lubang yang telah digalinya, dan menutupi kembali dengan tanah. Melihat contoh dan pengajaran yang diberikan oleh burung gagak itu, termenunglah Qabil sejenak lalu berkata pada dirinya sendiri:"Alangkah bodohnya aku, tidakkah aku dapat berbuat seperti burung gagak itu dan mengikuti caranya menguburkan mayat saudaraku ini?"
Qabil pun melakukan apa yang di lakukan burung gagak tersebut hendak menguburkan mayat adik nya yang mulai membusuk.

disini terjadi sejarah, bagai mana cara menguburkan manusia dengan layak,  martabat manusia sebagai makhluk yang dimuliakan dan diberi kelebihan oleh Allah di atas makhluk-makhluk lainnya, menurut firman Allah dalam surah "Al-Isra" ayat 70 yang bererti ; "Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam.Kami angkut mereka di daratan dan di lautan.Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan." 

Wallahu A'lam.




Salajeungna - Pembunuhan pertama dalam sejarah manusia.

10 November

Kaya nya, banyak di antara kita, yang tidak perlu lagi untuk diingatkan bahwa tanggal 10 November merupakan salah satu di antara berbagai hari bersejarah yang teramat penting dalam perjalanan bangsa kita tercinta ini. Sejakdulu mungkin setengah abad  yang lalu, tanggal 10 November telah dinyatakan oleh bangsa Indonesia tercinta sebagai Hari Pahlawan. Di zaman Soekarno-Hatta, hari itu diperingati secara nasional  sebagai Hari Besar yang dirayakan secara khidmat, dan dengan rasa kebanggaan yang besar.
Pada kurun waktu itu, peringatan Hari Pahlawan merupakan kesempatan bagi kita semua bukan lah hanya untuk mengenang jasa-jasa dan pengorbanan para pahlawan  yang tak terhitung jumlahnya
(saya juga tidak tau jumlah nya berapa) dalam perjuangan bersama untuk menegakan bangsa Indonesia yang  diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Peringatan Hari Pahlawan 10 November juga merupakan kesempatan yang pas untuk selalu memupuk benih benih kesadaran kita dan bangsa kita Tercinta.
sekarang tahun 2010, ketika negara dan bangsa kita di guncang dengan berbagai bencana, persoalan yang gawat darurat, Ayo bersama-sama mengenang kembali dan merenungi arti Hari Pahlawan 10 November, mudah mudahan besar manfaat nya.Mungkin dengan begitu  kita akan ingat kembali bahwaBangsa Indonesia yang sekarang kita rasakan ini adalah hasil perjuangan dari begitu banyak orang (yang terdiri dari berbagai suku, agama, keturunan ras, keyakinan politik),dan sekarang ayo kita mulai renungkan , secara dalam-dalam, berbagai tahapan perjuangan bangsa ini , maka kita akan semakin melihat dengan jela
kiranya bagi kita semua, bahwa Republik Indonesia ini adalah benar-benar milik kita, untuk kita dan harsus kita  yang berjuang membela menegakan bangsa ini.
sudahkah kita merefleksikan diri terhadap 10 november ini?
pesan hari pahlawan 10 november tidak hanya bertujuan untuk tidak melakukan korupsi (saya acungkan jari tengah terhadap anda koruptor) kalian telah merusak dan meng grogoti persendian bangsa. kalian bertujuan membobrokan negri ini sadrkah kalian koruptor..!?
seiring perkembangan jaman dan era globalisasi perlahan melapukan pemahaman tentang hari bersejarah ini.
antusiasme generasi muda kini mulai menipis. akan sejarah sejarah bangsa ini. jangankan untuk mempelajari dan mengetahui  sejarah para pahlawan. untuk membaca nya saja sudah ngeuh.. maless.
kini perkembangan teknologi dan informasai semakin pesat, tetapi belum sampai di di manfaatkan secara maksimal oleh para kaulamuda.. untuk mengenal, mengetahui para pahlawan.
sekarang saya pun sadar generasi muda lebih dominan mengetahui Jejaring sosial. ketimbang mencari sejarah sejarah para pahlawan..
Salajeungna - 10 November

Sejarah Ciamis

 Mahayunan Ayuna Kadatuan.
Menurut sejarawan W.J Van der Meulen, Pusat Asli Daerah (kerajaan) Galuh, yaitu disekitar Kawali (Kabupaten Ciamis sekarang). Selanjutnya W.J Van der Meulen berpendapat bahwa kata "galuh", berasal dari kata "sakaloh" berarti "dari sungai asalnya", dan dalam lidah Banyumas menjadi "segaluh". Dalam Bahasa Sansekerta, kata "galu" menunjukkan sejenis permata, dan juga biasa dipergunakan untuk menyebut puteri raja (yang sedang memerintah) dan belum menikah.

Sebagaimana riwayat kota-kabupaten lain di Jawa Barat, sumber-sumber yang menceritakan asal-usul suatu daerah pada umumnya tergolong historiografi tradisional yang mengandung unsur-unsur mitos, dongeng atau legenda disamping unsur yang bersifat historis. Naskah-naskah ini antara lain Carios Wiwitan Raja-raja di Pulo Jawa, Wawacan Sajarah Galuh, dan juga naskah Sejarah Galuh bareng Galunggung, Ciung Wanara, Carita Waruga Guru, Sajarah Bogor. Naskah-naskah ini umumnya ditulis pada abad ke-18 hingga abad ke-19. Adapula naskah-naskah yang sezaman atau lebih mendekati zaman Kerajaan Galuh. Naskah-naskah tersebut, diantaranya Sanghyang Siksakanda ‘Ng Karesian, ditulis tahun 1518, ketika Kerajaan Sunda masih ada dan Carita Parahyangan, ditulis tahun 1580.

Berdirinya Galuh sebagai kerajaan, menurut naskah-naskah kelompok pertama tidak terlepas dari tokoh Ratu Galuh sebagai Ratu Pertama. Dalam laporan yang ditulis Tim Peneliti Sejarah Galuh (1972), terdapat berbagai nama kerajaan sebagai berikut: Kerajaan Galuh Sindula (menurut sumber lain, Kerajaan Bojong Galuh) yang berlokasi di Lakbok dan beribukota Medang Gili (tahun 78 Masehi?); Kerajaan Galuh Rahyang berlokasi di Brebes dengan ibukota Medang Pangramesan; Galuh Kalangon berlokasi di Roban beribukota Medang Pangramesan; Galuh Lalean berlokasi di Cilacap beribukota di Medang Kamulan; Galuh Pataruman berlokasi di Banjarsari beribukota Banjar Pataruman; Galuh Kalingga berlokasi di Bojong beribukota Karangkamulyan; Galuh Tanduran berlokasi di Pananjung beribukota Bagolo; Galuh Kumara berlokasi di Tegal beribukota di Medangkamulyan; Galuh Pakuan beribukota di Kawali; Pajajaran berlokasi di Bogor beribukota Pakuan; Galuh Pataka berlokasi di Nanggalacah beribukota Pataka; Kabupaten Galuh Nagara Tengah berlokasi di Cineam beribukota Bojonglopang kemudian Gunungtanjung; Kabupaten Galuh Imbanagara berlokasi di Barunay (Pabuaran) beribukota di Imbanagara dan Kabupaten Galuh berlokasi di Cibatu beribukota di Ciamis (sejak tahun 1812).

Untuk penelitian secara historis, kapan Kerajaan Galuh didirikan, dapat dilacak dari sumber-sumber sezaman berupa prasasti. Ada prasasti yang memuat nama "Galuh", meskipun nama tanpa disertai penjelasan tentang lokasi dan waktunya. Dalam prasasti berangka tahun 910, Raja Balitung disebut sebagai "Rakai Galuh". Dalam Prasasti Siman berangka tahun 943, disebutkan bahwa "kadatwan rahyangta I mdang I bhumi mataram ingwatu galuh". Kemudian dalam sebuah Piagam Calcutta disebutkan bahwa para musuh penyerang Airlangga lari ke Galuh dan Barat, mereka dimusnahkan pada tahun 1031 Masehi. Dalam beberapa prasasti di Jawa Timur dan dalam Kitab Pararaton (diperkirakan ditulis pada abad ke-15), disebutkan sebuah tempat bernama "Hujung Galuh" yang terletak di tepi sungai Brantas. Nama Galuh sebagai ibukota disebut berkali-kali dalam naskah sebuah prasasti berangka tahun 732, ditemukan di halaman Percandian Gunung Wukir di Dukuh Canggal (dekat Muntilan sekarang).

Pada bagian carita Parahyangan, disebutkan bahwa Prabu Maharaja berkedudukan di Kawali. Setelah menjadi raja selama tujuh tahun, pergi ke Jawa terjadilah perang di Majapahit. Dari sumber lain diketahui bahwa Prabu Hayam Wuruk, yang baru naik tahta pada tahun 1350, meminta Puteri Prabu Maharaja untuk menjadi isterinya. Hanya saja, konon, Patih Gajah Mada menghendaki Puteri itu menjadi upeti. Raja Sunda tidak menerima sikap arogan Majapahit ini dan memilih berperang hingga gugur dalam peperangan di Bubat. Puteranya yang bernama Niskala Wastu Kancana waktu itu masih kecil. Oleh karena itu kerajaan dipegang Hyang Bunisora beberapa waktu sebelum akhirnya diserahkan kepada Niskala Wastu Kancana ketika sudah dewasa. Keterangan mengenai Niskala Wastu Kancana, dapat diperjelas dengan bukti berupa Prasasti Kawali dan Prasasti Batutulis serta Kebantenan.

Pada tahun 1595, Galuh jatuh ke tangan Senapati dari Mataram. Invasi Mataram ke Galuh semakin diperkuat pada masa Sultan Agung. Penguasa Galuh, Adipati Panaekan, diangkat menjadi Wedana Mataram dan cacah sebanyak 960 orang. Ketika Mataram merencanakan serangan terhadap VOC di Batavia pada tahun 1628, massa Mataram di Priangan bersilang pendapat. Rangga Gempol I dari Sumedang misalnya, menginginkan pertahanan diperkuat dahulu, sedangkan Dipati Ukur dari Tatar Ukur, menginginkan serangan segera dilakukan. Pertentangan terjadi juga di Galuh antara Adipati Panaekan dengan adik iparnya Dipati Kertabumi, Bupati di Bojonglopang, anak Prabu Dimuntur keturunan Geusan Ulun dari Sumedang. Dalam perselisihan tersebut Adipati Panaekan terbunuh tahun 1625. Ia kemudian diganti puteranya Mas Dipati Imbanagara yang berkedudukan di Garatengah (Cineam sekarang).

Pada masa Dipati Imbanagara, ibukota Kabupaten Galuh dipindahkan dari Garatengah (Cineam) ke Calingcing. Tetapi tidak lama kemudian dipindahkan ke Bendanagara (Panyingkiran). Pada Tahun 1693, Bupati Sutadinata diangkat VOC sebagai Bupati Galuh menggantikan Angganaya. Pada tahun 1706, ia digantikan pula oleh Kusumadinata I (1706-1727).

Pada pertengahan abad ke-19, yaitu pada masa pemerintahan R.A.A. Kusumadiningrat menjadi Bupati Galuh, pemerintah kolonial sedang giat-giatnya melaksanakan tanam paksa. Rakyat yang ada di Wilayah Galuh, disamping dipaksa menanam kopi juga menanam nila. Untuk meringankan beban yang harus ditanggung rakyat, R.A.A. Kusumadiningrat yang dikenal sebagai "Kangjeng Perbu" oleh rakyatnya, membangun saluran air dan dam-dam untuk mengairi daerah pesawahan. Sejak Tahun 1853, Kangjeng Perbu tinggal di kediaman yang dinamai Keraton Selagangga.
Antara tahun 1859-1877, dilakukan pembangunan gedung di ibu kota kabupaten. Disamping itu perhatiannya terhadap pendidikan pun sangat besar pula. Kangjeng Perbu memerintah hingga tahun 1886, dan jabatannya diwariskan kepada puteranya yaitu Raden Adipati Aria Kusumasubrata.
Pada tahun 1915, Kabupaten Galuh dimasukkan ke Keresidenan Priangan, dan secara resmi namanya diganti menjadi Kabupaten Ciamis.


Sumber: Nina H. Lubis, Sejarah Kota-kota Lama di Jawa Barat, tahun 2000.
Salajeungna - Sejarah Ciamis